Mesin Jahit Singer Tipe 8280

Istilah dalam mesin jahit



Istilah - istilah asing dalam mesin jahit sering kita dapatkan pada "manual book" mesin jahit atau hal lainnya, tanpa atau kurangnya penjelasan pada "manual book" tesebut membuat kita bingung dalam memahaminya sehingga menyulitkan kita dalam menggunakan mesin jahit atau mesin jahit tidak dapat kita gunakan secara benar, akhirnya mesin jahit tersebut menjadi cepat rusak atau kita jadi enggan menggunakan mesin jahit tersebut.

Karena hal di atas, dalam posting ini kami menyusun istilah - istilah asing dalam mesin jahit, kami menyusunnya berdasarkan urutan abjad nya dengan harapan berguna bagi anda yang masih awam atau bingung dengan istilah tersebut.

  • Bobbin (spul/palet): tempat menyimpan benang bawah
  • Bobbin case (sekoci): tempat menyimpan bobbin/spul/palet
  • Blind hem foot: sepatu untuk ngesom
  • Buttonhole foot: sepatu pembuat lubang kancing
  • Button sewing foot: sepatu pasang kancing
  • Darning foot (embroidery foot): sepatu untuk membordir
  • Dress pin: jarum pentul
  • Embroidery: bordir
  • Fabric: kain
  • Feed dog: suatu bagian pada mesin jahit yang letaknya di bawah dan tertekan sepatu, bentuknya seperti gigi gergaji
  • Foot controller: pedal atau injakan pada mesin jahit elektrik
  • Handwheel: suatu bagian pada mesin jahit, bentuknya bulat silinder pipih, letaknya di pinggiran kanan atas mesin jahit, pada mesin jahit fungsinya diputar dengan tangan kanan untuk membantu memperlancar jalannya mesin jahit pada awal kita mulai menjahit
  • Hemmer foot (rolled hemmer foot): sepatu untuk mengelim
  • Hoop: pembidangan pada mesin bordir
  • Needle: jarum
  • Needle threader: alat bantu pasang benang ke lubang jarum
  • Presser foot: sepatu mesin jahit
  • Reverse button/lever: suatu bagian pada mesin jahit, yang apabila ditekan, pergerakkan arah kain pada saat menjahit menjadi mundur (jahit mundur)
  • Seam ripper: pendedel, alat pemutus benang
  • Spm (stitch per minute): jumlah jahitan dalam 1 menit (satuan kecepatan motor dalam mesin jahit)
  • Spool cap: ganjalan atau penahan benang atas
  • Stabilizer: kain keras
  • Stitch length: langkah jahitan
  • Stitch patterns: jenis - jenis jahitan
  • Stitch width: lebar jahitan
  • Straight stitch: jahit lurus
  • Tension: pengatur kekencangan benang atas
  • Thread breakage: benang putus
  • Thread cutter: pemotong benang yang terdapat pada mesin jahit
  • Twin needle: jarum ganda
  • Winding the bobbin: menggulung benang pada spul
  • Zipper foot: sepatu pasang resleting

Jarum mesin jahit



Jarum adalah salah satu komponen utama yang diperlukan atau digunakan dalam mesin jahit, sifatnya consumable.

Alasan yang paling utama seorang penjahit dalam memilih sebuah jarum yang akan digunakan adalah tergantung dari jenis bahan pakaiannya dan fungsinya.

Jarum itu bermacam – macam jenisnya, biasanya ditandai dengan nomor seri yang tercantum pada pembungkusnya atau jarum itu sendiri.

Untuk mesin jahit portabel, saya biasa menggunakan jarum mesin jahit dengan nomor 11, 13, 14 dan 16 (dengan kode 2020).

Tapi saya lebih sering menggunakan jarum nomor 14 karena jarum tersebut standar.

Nomor 11 bukanlah jarum terkecil tapi sudah cukup terkecil untuk sebuah mesin jahit portabel, jarum ini memiliki ujung yang lebih kecil dibandingkan dengan nomor lainnya, sehingga cocok untuk menjahit bahan yang tipis dan teksturnya rapat.

Nomor 16 bukanlah jarum terbesar tapi sudah cukup terbesar untuk sebuah mesin jahit portabel, jarum ini memiliki ujung yang lebih besar dibandingkan dengan nomor lainnya, sehingga cocok untuk menjahit bahan yang tebal dan teksturnya kurang rapat.

Ada pula jarum emas, fungsinya untuk menjahit bahan rajut (dengan kode 2045).

Jarum lainnya adalah jarum bordir (dengan kode 2001), digunakan pada mesin bordir komputer portabel, contohnya: pada mesin bordir Singer tipe Futura CE-250, Singer tipe XL-5000 dan Singer tipe XL-6000.



*Perbedaan dari bentuk lubang benang pada ketiga jarum tersebut dapat dilihat pada gambar di atas: (A) jarum emas, (B) jarum standar dan (C) jarum bordir.